Mahasiswa S1 Gizi UNILAM Turun ke Lapangan, Berperan dalam Deteksi Dini Masalah Gizi Anak Sekolah

Rangkasbitung, Lebak – Mahasiswa Program Studi S1 Gizi Fakultas Kesehatan Universitas La Tansa Mashiro (UNILAM) mulai mengasah kompetensi profesional melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Gizi Masyarakat yang berlangsung pada 12 Oktober hingga 6 November 2026 di wilayah kerja Puskesmas Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu gizi yang telah dipelajari di bangku kuliah secara langsung di tengah masyarakat. Melalui pengalaman lapangan, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi, menganalisis, serta merumuskan solusi terhadap berbagai permasalahan gizi berdasarkan kondisi nyata di masyarakat.

Pada tahap awal kegiatan, mahasiswa terlibat dalam program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi anak usia sekolah dasar (SD). Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa melakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan sebagai bagian dari penilaian status gizi anak. Hasil pengukuran ini menjadi salah satu dasar untuk mengidentifikasi anak yang berisiko mengalami gizi kurang, gangguan pertumbuhan atau stunting, maupun kelebihan berat badan hingga obesitas.

Pengalaman ini memberikan pembelajaran penting bagi mahasiswa bahwa permasalahan gizi tidak hanya berkaitan dengan kekurangan asupan makanan, tetapi juga mencakup kelebihan gizi dan kesenjangan status gizi yang memerlukan pendekatan penanganan sesuai kebutuhan setiap kelompok masyarakat.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan PKG sekaligus mencerminkan implementasi visi keilmuan Program Studi S1 Gizi UNILAM, yaitu unggul dalam penatalaksanaan disparitas masalah gizi di masyarakat. Melalui praktik langsung, mahasiswa belajar memahami variasi permasalahan gizi, melakukan pengukuran antropometri dengan tepat, serta mengenali pentingnya deteksi dini sebagai langkah awal dalam upaya pencegahan dan penanganan masalah gizi.

Selama pelaksanaan PKL, mahasiswa mendapatkan pendampingan dari pembimbing lapangan, Ibu Ika Fiska Priliyanti, yang membimbing mahasiswa dalam mengikuti kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat sesuai dengan prosedur dan kebutuhan di lapangan.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkaya pengalaman praktis mahasiswa, tetapi juga membentuk calon tenaga gizi yang profesional, terampil, berorientasi pada kebutuhan masyarakat, dan mampu berkontribusi dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Melalui PKL Gizi Masyarakat, Program Studi S1 Gizi UNILAM terus berkomitmen menyiapkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga siap menghadapi tantangan nyata di bidang gizi.

Semoga seluruh rangkaian PKL berjalan lancar dan menjadi langkah bermakna bagi mahasiswa S1 Gizi UNILAM untuk tumbuh menjadi nutrisionis yang kompeten, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rangkasbitung, Lebak – Mahasiswa Program Studi S1 Gizi Fakultas Kesehatan Universitas La Tansa Mashiro (UNILAM) mulai mengasah kompetensi profesional melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Gizi Masyarakat yang berlangsung pada 12 Oktober hingga 6 November 2026 di wilayah kerja Puskesmas Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu gizi yang telah dipelajari di bangku kuliah secara langsung di tengah masyarakat. Melalui pengalaman lapangan, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi, menganalisis, serta merumuskan solusi terhadap berbagai permasalahan gizi berdasarkan kondisi nyata di masyarakat.

Pada tahap awal kegiatan, mahasiswa terlibat dalam program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi anak usia sekolah dasar (SD). Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa melakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan sebagai bagian dari penilaian status gizi anak. Hasil pengukuran ini menjadi salah satu dasar untuk mengidentifikasi anak yang berisiko mengalami gizi kurang, gangguan pertumbuhan atau stunting, maupun kelebihan berat badan hingga obesitas.

Pengalaman ini memberikan pembelajaran penting bagi mahasiswa bahwa permasalahan gizi tidak hanya berkaitan dengan kekurangan asupan makanan, tetapi juga mencakup kelebihan gizi dan kesenjangan status gizi yang memerlukan pendekatan penanganan sesuai kebutuhan setiap kelompok masyarakat.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan PKG sekaligus mencerminkan implementasi visi keilmuan Program Studi S1 Gizi UNILAM, yaitu unggul dalam penatalaksanaan disparitas masalah gizi di masyarakat. Melalui praktik langsung, mahasiswa belajar memahami variasi permasalahan gizi, melakukan pengukuran antropometri dengan tepat, serta mengenali pentingnya deteksi dini sebagai langkah awal dalam upaya pencegahan dan penanganan masalah gizi.

Selama pelaksanaan PKL, mahasiswa mendapatkan pendampingan dari pembimbing lapangan, Ibu Ika Fiska Priliyanti, yang membimbing mahasiswa dalam mengikuti kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat sesuai dengan prosedur dan kebutuhan di lapangan.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkaya pengalaman praktis mahasiswa, tetapi juga membentuk calon tenaga gizi yang profesional, terampil, berorientasi pada kebutuhan masyarakat, dan mampu berkontribusi dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Melalui PKL Gizi Masyarakat, Program Studi S1 Gizi UNILAM terus berkomitmen menyiapkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga siap menghadapi tantangan nyata di bidang gizi.

Semoga seluruh rangkaian PKL berjalan lancar dan menjadi langkah bermakna bagi mahasiswa S1 Gizi UNILAM untuk tumbuh menjadi nutrisionis yang kompeten, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Writter: Anis Ervina, S.S.T., M.Kes.

Artikel ini sudah dilihat sebanyak 6 kali

Berbagi ke Sosial Media