Program Studi Pendidikan Biologi Universitas La Tansa Mashiro Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi
Lebak, 24 Juli 2026 – Universitas La Tansa Mashiro kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya mutu melalui pelaksanaan Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Kegiatan yang berlangsung pada 24–25 Juli 2026 ini merupakan bagian dari proses evaluasi eksternal untuk memastikan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi sesuai dengan standar nasional serta mendukung peningkatan kualitas akademik secara berkelanjutan.
Asesmen lapangan dilaksanakan oleh dua asesor yang memiliki pengalaman luas dalam pengembangan dan penjaminan mutu pendidikan tinggi, yaitu Dr. Slamat Hariyadi, M.Si. dari Universitas Negeri Jember sebagai Asesor I dan Dr. Bowo Sugiharto, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Sebelas Maret sebagai Asesor II.
Kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan yang dihadiri oleh Rektor Universitas La Tansa Mashiro beserta jajaran pimpinan universitas, Dekan FKIP, pimpinan Program Studi Pendidikan Biologi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan mitra pengguna lulusan. Dalam sambutannya, Rektor Universitas La Tansa Mashiro menyampaikan bahwa akreditasi merupakan instrumen strategis untuk memastikan seluruh proses akademik berjalan sesuai standar mutu sekaligus menjadi momentum refleksi dalam memperkuat tata kelola perguruan tinggi.
"Akreditasi bukan sekadar proses penilaian, tetapi merupakan bagian dari budaya mutu yang terus kami bangun. Melalui asesmen lapangan ini kami berharap memperoleh berbagai masukan yang konstruktif guna memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola Program Studi Pendidikan Biologi secara berkelanjutan," ujar Rektor Universitas La Tansa Mashiro.
Selama dua hari pelaksanaan asesmen, tim asesor melakukan konfirmasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan program studi, mulai dari tata pamong dan tata kelola, strategi pengembangan, implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), pelaksanaan pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama, luaran tridarma, hingga pencapaian indikator kinerja program studi. Proses tersebut dilakukan melalui diskusi mendalam dengan pimpinan universitas, pimpinan fakultas, pengelola program studi, unit penjaminan mutu, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan. Tim asesor juga melakukan observasi terhadap sarana dan prasarana pembelajaran, laboratorium, serta praktik mengajar dosen untuk memastikan kesesuaian antara dokumen akreditasi dengan implementasi di lapangan.
Asesor I, Dr. Slamat Hariyadi, M.Si., menyampaikan bahwa asesmen lapangan merupakan proses akademik yang berorientasi pada verifikasi fakta dan peningkatan mutu institusi.
"Akreditasi bukan hanya tentang memperoleh peringkat, tetapi menjadi sarana evaluasi yang objektif untuk mendorong budaya peningkatan mutu secara berkesinambungan. Program studi yang mampu menjaga konsistensi implementasi mutu akan memiliki daya saing yang semakin kuat," ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Asesor II, Dr. Bowo Sugiharto, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi keterbukaan dan kesiapan seluruh sivitas akademika Universitas La Tansa Mashiro selama proses asesmen berlangsung.
"Kami melihat adanya komitmen yang baik dari seluruh unsur perguruan tinggi dalam menyajikan data, menjelaskan berbagai inovasi yang telah dilakukan, serta menunjukkan semangat untuk terus berkembang. Kolaborasi seperti ini merupakan modal penting dalam membangun program studi yang berkualitas," tuturnya.
Ketua Program Studi Pendidikan Biologi menyampaikan bahwa asesmen lapangan menjadi kesempatan yang sangat berharga untuk memperoleh perspektif baru dari para asesor dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan.
"Berbagai masukan dan rekomendasi yang diberikan akan menjadi dasar bagi kami dalam menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mutu kurikulum, pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, layanan akademik, serta penguatan jejaring kerja sama dengan berbagai mitra," ujarnya.
Program Studi Pendidikan Biologi Universitas La Tansa Mashiro terus berupaya menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang kuat, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, berkarakter, inovatif, serta memiliki kemampuan pedagogik dan profesional sesuai kebutuhan dunia pendidikan dan dunia kerja.
Rangkaian asesmen lapangan diakhiri dengan penyampaian umpan balik dari tim asesor, penandatanganan berita acara asesmen lapangan, serta foto bersama seluruh peserta sebagai simbol komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pendidikan tinggi yang unggul dan berkelanjutan.
Pelaksanaan asesmen lapangan ini menjadi tonggak penting bagi Universitas La Tansa Mashiro dalam memperkuat implementasi budaya mutu. Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan perbaikan berkelanjutan, Universitas La Tansa Mashiro optimistis Program Studi Pendidikan Biologi akan terus berkembang menjadi program studi yang unggul, menghasilkan lulusan yang kompeten, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pendidikan, masyarakat, dan bangsa.
Tentang Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas La Tansa Mashiro
Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas La Tansa Mashiro berkomitmen menghasilkan pendidik biologi yang profesional, inovatif, dan berdaya saing melalui penyelenggaraan pendidikan berbasis Outcome-Based Education (OBE), penguatan riset, pengabdian kepada masyarakat, pemanfaatan teknologi digital, serta pengembangan potensi lokal sebagai keunggulan institusi.
Writter: Jajang Miharja, M.Pd