Universitas La Tansa Mashiro Ikuti Workshop Konservasi Koleksi Museum di Pendopo Multatuli

RANGKASBITUNG – Perwakilan Universitas La Tansa Mashiro (UNILAM) menghadiri kegiatan "Workshop Konservasi Koleksi Museum" yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak melalui UPT Museum Multatuli. Acara berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis (5–6 Agustus 2026), bertempat di Pendopo Museum Multatuli, Rangkasbitung. Delegasi dari UNILAM terdiri dari 1 Dosen Pendamping Lapangan (DPL) dan 4 mahasiswa dari berbagai program studi. Kegiatan ini turut diikuti oleh perwakilan dari berbagai museum serta perguruan tinggi lain di wilayah Banten.

 

Materi pelatihan disampaikan oleh para narasumber dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Banten dan Museum Nasional dengan memadukan pembekalan teori kebijakan pelestarian cagar budaya serta penanganan teknis koleksi secara langsung. Rangkaian materi yang diberikan meliputi arah kebijakan kebudayaan daerah dan prinsip dasar konservasi untuk memperlambat kerusakan serta menjaga keaslian benda bersejarah, pelatihan penanganan material logam dan kayu seperti identifikasi jenis korosi hingga perawatan koin kuno, praktik langsung teknik penyimpanan dan tata cara melipat koleksi berbahan tekstil sesuai standar museum, serta pelatihan teknik penambalan dan perbaikan kertas rusak menggunakan berbagai metode restorasi.

 

Pada sesi diskusi, Dosen Pendamping Lapangan (DPL) dari Universitas La Tansa Mashiro, Abdul Rohim, S.E., M.M., memberikan tanggapannya terkait materi yang dipelajari. "Terima kasih atas llmu dan pengalaman yang telah diberikan, konservasi itu sesuai tadi yang telah disampaikan oleh para pemateri hebat. Tujuannya memperlambat kerusakan, menjaga orisinalitas/keaslian, melindungi informasi, dan mewariskan barang koleksi dari generasi ke generasi. Praktik langsungnya juga dapat diimplementasikan pada pengelolaan kearsipan maupun perawatan benda-benda bersejarah, semoga acara ini dapat memberikan kemanfaat bagi kita semua" ujarnya. Kegiatan resmi diakhiri pada Kamis sore setelah seluruh peserta menyelesaikan seluruh rangkaian materi teori dan praktik teknik konservasi.

Writter: Abdul Rohim, S.E.

Artikel ini sudah dilihat sebanyak 24 kali

Berbagi ke Sosial Media