Evaluasi Bulanan UNILAM: Perubahan Sistem Kerja hingga Penguatan Strategi Promosi Digital

RANGKASBITUNG (17 April 2026) – UNILAM menggelar kegiatan evaluasi bulanan yang membahas kinerja internal serta strategi penguatan promosi kampus di tengah persaingan pendidikan tinggi yang semakin ketat. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pimpinan dan seluruh civitas akademika untuk menyelaraskan langkah dalam meningkatkan kualitas institusi.

Dalam evaluasi tersebut, Euis Ajizah, M.M menyampaikan pembaruan kebijakan terkait sistem kerja pegawai. Melalui Surat Keputusan (SK) terbaru, hari kerja resmi diubah dari enam hari menjadi lima hari kerja. Meski demikian, sistem piket tetap diberlakukan di setiap bagian sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Piket dilaksanakan pada hari Sabtu, dengan libur pengganti pada hari Senin. Setiap pegawai yang bertugas wajib menyampaikan laporan kerja kepada pimpinan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kebijakan ini masih dalam tahap evaluasi. Apabila pelaksanaannya dinilai kurang efektif, tidak menutup kemungkinan sistem kerja akan dikembalikan menjadi enam hari kerja. Selain itu, SDM juga tengah mengikuti sosialisasi HPPTS sebagai bagian dari penguatan kapasitas internal.

Dalam bidang pengembangan akademik, setiap program studi didorong untuk mengajukan proposal hibah paling lambat 15 Mei. Diharapkan, usulan tersebut dapat terealisasi pada tahun 2026 guna mendukung peningkatan mutu pendidikan di masing-masing prodi.

Sementara itu, H. Yulilus Partono, M.Kom dalam pemaparannya terkait Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) eksternal menekankan pentingnya membangun kepercayaan publik terhadap institusi.

“Tanpa mahasiswa, institusi tidak memiliki arti. Tantangan kita saat ini adalah bagaimana membangun kepercayaan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti masih terbatasnya waktu sosialisasi ke sekolah-sekolah, sehingga diperlukan strategi yang lebih efektif dan inovatif. Beberapa langkah yang diusulkan antara lain pembuatan konten profil program studi oleh pimpinan, pelaksanaan kegiatan di luar kampus seperti skrining kesehatan, serta penguatan peran Himpunan Mahasiswa (HIMA) melalui kegiatan outdoor.

Selain itu, rencana penyediaan kursus komputer gratis turut menjadi salah satu upaya menarik minat masyarakat. Di sisi lain, tim marketing mendapat perhatian khusus untuk mulai lebih aktif memanfaatkan platform digital seperti TikTok dan Instagram Live sebagai media promosi.

Dalam arahannya, Rektor UNILAM, H. Soleh, M.M menegaskan pentingnya peningkatan kinerja berbasis sistem yang terukur. Ia mengajak seluruh civitas akademika untuk membangun kultur kerja yang produktif, disiplin, dan berorientasi pada hasil.

“Kita harus bekerja dengan totalitas dan berbasis kinerja. Keberhasilan institusi adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Rektor juga menekankan pentingnya peran media sosial dalam membangun citra kampus. Menurutnya, promosi bukan hanya menjadi tugas tim marketing, melainkan melibatkan seluruh elemen kampus, termasuk pimpinan, dekan, hingga ketua program studi.

Ia juga mendorong Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) untuk turut berperan aktif dalam edukasi dan promosi kampus kepada masyarakat. Melalui konten yang kreatif dan informatif, diharapkan UNILAM mampu membangun branding yang kuat serta menampilkan keunggulan akademik yang dimiliki.

Melalui evaluasi bulanan ini, UNILAM berkomitmen untuk terus berbenah, meningkatkan kinerja internal, serta memperkuat strategi promosi agar mampu bersaing dan berkembang secara berkelanjutan.

Artikel ini sudah dilihat sebanyak 2 kali

Berbagi ke Sosial Media